DAMPAK COVID 19 TERHADAP INTERAKSI SOSIAL KEAGAMAAN DALAM KELUARGA

  • Adam Sugiarto Universitas Pamulang
  • Eko Sasongko Priyadi Universitas Pamulang

Abstract

Penyebaran virus corona yang dikenal dengan sebutan Covid-19 tidak hanya menyebabkan banyaknya korban jiwa di berbagai belahan dunia, namun berdampak pula pada aktifitas kehidupan sosial masyarakat. Pada semua negara yang terjangkit wabah ini mengambil keputusan pembatasan interkasi demi mengurangi kontak antar manusia secara masif dengan tujuan menyelamatkan kehidupan orang banyak. Berbagai aktifitas seperti kerja dan belajar-mengajar harus dilakukan di rumah. Di satu sisi kebijakan ini berdampak negatif di mana masyarakat sangatberada di rumah sepanjang hari. Namun, di sisi lain kebijakan ini memberikan dampak positif dimana antar anggota keluarga memiliki ruang yang lebih luas dan intens untuk melakukan interaksi yang sangat sulit terjadi pada situasi normal. Akibatnya, perubahan ini berpengaruh pula pada pola interaksi sosial keagamaan antar anggota keluarga di rumah. Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana proses pola interaksi sosial keagamaan antar anggota keluarga terjadi di masa pandemi dan faktor-faktor yang amat dominan dalam merubah pola interaksi tersebut Menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan wawancara mendalam pada beberapa keluarga di satu lingkungan komplek perumahan di Kota Depok. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa interaksi sosial keagamaan antar anggota keluarga semakin kuat sebagai salah satu cara menjaga imunitas dengan cara menjalankan ibadah, menjaga keikhlasan dan berserah diri pada Allah SWT, serta tidak hanya menggantungkan pada kecukupan asupan konsumsi dan penjagaan kondisi kesehatan tubuh semata.

 

Keywords: Covid 19, Interaksi Sosial Keagamaan, Keluarga.

Published
2022-01-06
Section
Articles