INKLUSI KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH BERBASIS DIGITAL -BANKING: ANALYTICAL TOOLS DAN ANALISIS SWOT

  • Indar Fauziah Ulfah
  • Yosi Safri Yetmi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat fenomena financial technology terhadap inklusi keuangan di perbankan syariah. Dengan melihat tantangan indonesia dengan mayoritas penduduk beragama islam namun memiliki indeks literasi keuangan syariah yang masih rendah yakni sebesar 8,11% dan indeks inklusi keuangan syariah sebesar 11,06% (OJK:2016), serta melihat perkembangan market share yang masih sangat rendah sebesar 5,92% per september 2018, dengan berkembangnya era revolusi digital 4.0 menjadi tantangan dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah yang akan berdampak pada produktifitas dan pangsa pasar perbankan syariah.

Maka penting untuk menjawab tantangan ini dengan mengoptimalkan jasa layanan perbankan syariah terutama layanan berbasis Digital-Banking agar mampu menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mengakses perbankan syariah serta memaksimalkan  Digital-Banking ini dengan menciptakan layanan yang efektif, efisien, aman, lebih dekat dengan masyarakat serta lebih mudah diaplikasikan dengan biaya yang terjangkau dan cepat.         Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil data sekunder melalui studi kepustakaan. Berdasarkan analisis SWOT (Strenght-Weakness-Opportunity-Threat) dalam penelitian ini dapat disimpulkan Digital Banking dapat meningkatkan inklusi keuangan syariah melalui berbagai macam strategi dalam analisis faktor internal dan eksternal SWOT

Keyword: Digital Banking, Bank Syariah, Inklusi Keuangan

References

Abdulghani, T. (2015). Manajemen Insiden Dan Manajemen Problem Teknologi Informasi Perguruan Tinggi, Bandung: Tesis Universitas Langlangbuana.
Arthana, Y. W., & Rukhviyanti, R. N. (2015). Jurnal Informasi Volume VII, (1).
Downey, J. (2007). Strategic Analysis Tools Topic Gateway Series Strategic Analysis Tools Topic Gateway Series No. 34.
Febrianta, A., & Indrawati, I. (2016). Pengaruh Kualitas Layanan Mobile Banking Terhadap Kepuasan Nasabah Bank Bca Di Kota Bandung. eProceedings of Management, 3(3).
Herdiansyah, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Salemba Humanika.
Irawan, M. R. N. (2017). Analisis SWOT Untuk Menentukan Strategi Kompetitif Pada Pd. BPR. Bank Daerah Lamongan. ekonika : Jurnal Ekonomi Universitas Kadiri, 2(1).
Keuangan, O. (n.d.). Statistik Perbankan Syariah. OJK.
Kurniawan, D. (2013). Analisis Penerimaan Nasabah Terhadap Layanan Mobile Banking Dengan Menggunakan Pendekatan Technology Acceptance Model Dan Theory of Reasoned Action. Jurnal Strategi Pemasaran, 1(1).
Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang. (2018). Laba BRI Syariah naik 64% di Kuartal I. Edisi: 02 Mei 2018, Kontan.co.id, diakses pada 17 Mei 2018
Mulyadi. (2007). Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.
Nurastuti, W. (2011) Teknologi Perbankan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Pratiwi, F. (2017) Aset Mandiri Syariah Capai Rp 80,09 Triliun. Edisi: 10 November 2017. Republika.co.id, diakses pada 17 Mei 2018
Rahardja, Y., Presstiliano, J., & Astuti, N. P. (2008). Analisis dan Perancangan Mobile-Banking dengan Menggunakan UML. Jurnal Teknologi Informasi-Aiti (Vol. 5).
Rahayu, I. S. (2015). Minat Nasabah Menggunakan Mobile Banking dengan Menggunakan Kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, V(2).
Rema, Y.& Setyohadi, D.B. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Mobile Banking Studi Kas
Published
2021-01-06