USULAN PERBAIKAN LINTAS PRODUKSI PT VOKSEL ELETRIC TBK MENGUNAKAN SIMULASI SOFTWARE ARENA

  • Puguh Firmansah Program Studi Teknik Industri, Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiaman cara mengatasi bottleneck pada saat pengoperasian stasiun kerja, mengurangi waktu tunggu dan juga meningkatkan hasil produktifitas lini produksi di PT. Voksel Eletric Tbk agar dapat meningkatkan hasil produksi secara maksimal penulisan ini juga menggunakan simulasi arena agar dapat mengsimulasikan sistem atau lini produksi menggunakan aplikasi arena yang menyebabkan ketidak seimbangan pada lini pembuatan kabel fiber optic. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ranked Positional Weight (RPW), Region Approach (RA) untuk membandingkan data. Yang mana akan dipilih salah satu metode yang terbaik dari kedua metode yang digunakan tersebut. Setelah melakukan pengumpulan dan pengolahan data dengan menggunakan metode Ranked Positional Weight (RPW), Region Approach (RA) terdapat stasiun yang baru yaitu 3 stasiun dari awalnya sebelum menggunakan metode sebanyak 4 stasiun. Dengan menggunakan metode tersebut PT. Voksel Eletric Tbk bisa meningkatkan tingkat produktifits lini produksi PT. Voksel Eletric Tbk sehingga dapat mengatasi waktu menggangur yang masih cukup tinggi di PT. Voksel Eletric Tbk. Akhirnya penulis menarik kesimpulan dengan dilakukanya peritungan dengan dua metode tersebut untuk dilakukanya perbandingan, didapatkan hasil kedua metode tersebut sama yaitu mendapatkan stasiun baru yaitu 3 stasiunyang sebelumnya 4 stasiun kerja, delay time 102,37¸ persentase delay time 13,8% , efesiensi rata- rata lintasan 86,24% dan smoothing indeks 10,12  dengan hasil yang sama dari metode line balancing maka 2 metode tersebut sangat tepat digunakan di PT. Voksel Eletric Tbk dan setelah itu penulis melakukan simulasi dengan menggunakan aplikasi arena di lintasan produksi fiber optic yang sudah menggunakan metode line balancing dan sebelum menggunakan metode dan mendapatkan hasil rata-rata utilisasi sebesar 20,70% sebelum menggunakan line balancing dan sesudah menggunakan metode line balancing  di dapatkan hasil rata-rata utilisasi sebesar 27,84%. Dengan kedua metode tersebut.

References

Arifin, M. (2009). Simulasi sistem industri. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Widjaja, f. F., hartani, l. P., & runtuk, j. K. (2015, desember). Kajian alternatif usulan keseimbangan lintasan produksi cv garuda plastik dengan menggunakan simulasi. Gema aktualita, 4.
Baroto, Teguh. (2002). Perencanaan Dan Pengendalian Produksi. Jakarta : Ghalia Indonesia.
Ristono, R. (2010). sistem produksi tepat waktu. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Ginting, R. (2007). Sistem produksi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Published
2020-12-25