ANALISIS PENGARUH BAHAN TAMBAH SLAG SEMEN DAN FLY ASH TERHADAP MUTU BETON DAN TINGKAT KEEKONOMISAN BIAYA

  • Trio Rizki Saputro Tanri Abeng University, Jakarta
  • Sekar Mentari Tanri Abeng University, Jakarta

Abstract

Pada masa sekarang ini penggunaan limbah padat buangan sering dimanfaatkan sebagai bahan tambah pada campuran beton. Berbagai jenis limbah padat yang sering digunakan sebagai bahan tambah campuran beton misalnya slag (limbah peleburan tembaga) dan Fly Ash (Sisa pembakaran batu bara). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kuat tekan maksimal beton dan tingkat keekonomisan biaya dengan bahan tambah slag & fly ash dengan nilai fas 0,5 pada umur 28 hari. Dalam penelitian ini dilakukan analisis kuat tekan beton dengan bahan tambah slag & Fly ash maksimum 30% dari jumlah semen maksimum per mutu. Metode pencampuran yang digunakan adalah metode American Concrete Institute (ACI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan slag dan fly ash sebagai bahan tambah campuran beton memiliki kuat tekan lebih rendah dibandingkan dengan beton dengan campuran normal. Dasar dasar teknik penyusunan sebagai pedoman dalam mengambil dan menghitung data diperoleh dari buku buku yang mendukung penelitian ini.

References

Hanif. (2012). Penggunaan steel slag dengan variasi FAS terhadap kuat tekan Beton. Politeknik negeri lhokseumawe.
Mentari, S (2017) Numerical evaluation of a metal shear key used in joining precast concrete segmental bridge girders without epoxy.
Ilham. (2013). Pemanfaatan abu terbang (fly ash) sebagai bahan substitusi semen pada beton dengan mutu normal. Universitas riau.
Kumar1, Ramana. (2015). Use of Copper slag and Fly Ash in High Strength Concrete. Engineering College.
Kurnool Mulyono, T. (2003). Teknologi Beton.Yogyakarta: Penerbit Andi.
Munir, M. (2008).Pemanfaatan Abu Batubara (Fly Ash) untuk Hollow Block yang Bermutu dan Aman bagi Lingkungan, Tesis Jurusan Ilmu Lingkungan Semarang . Universitas Diponegoro
PT.Krakatau Steel. 2010. Kajian Pemanfaatan Slag Baja Untuk Perkerasan Jalan di Lingkungan PT. KS.
SNI 03-1968-1990. (1990). Metode Pengujian Tentang Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar. Bandung: Badan Standardisasi Nasional.
SNI 03-1969-1990. (1990). Metode Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Kasar. Bandung: Badan Standardisasi Nasional.
Achmadi, A. (2009) Kajian Beton Mutu Tinggi Menggunakan Slag Sebagai Aggregat halus. Universitas Diponegoro.
ASTM. (1995). Annual Book of ASTM Standards. Philadelphia: ASTM.
Published
2020-12-25