ANALISIS PERBANDINGAN HARGA SATUAN DAN TITIK IMPAS PEKERJAAN BEKISTING KOLOM KONVENSIONAL DENGAN SISTEM PERI GEDUNG HSSE PLN SEMARANG

  • Krisna Aji Universitas Negeri Semarang

Abstract

Bekisting adalah suatu sarana yang digunakan sebagai pembantu struktur beton untuk menahan beton selama beton dituang dan dibentuk sesuai dengan ukuran dan bentuk yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan bekisting konvensional dan system (PERI) pada pekerjaan bekisting kolom Proyek Pembangunan Gedung HSSE PLN Sambiroto Semarang terhadap biaya dan titik impas (BEP) sehingga dapat diketahui jenis bekisting yang tepat untuk digunakan pada pekerjaan bekisting kolom pada proyek gedung tersebut. Analisis harga satuan bekisting mengacu pada harga material , alat, dan upah tenaga kerja 2019. Untuk studi kasus Proyek Pembangunan Gedung HSSE PLN Sambiroto dengan menggunakan metode bekisting konvensional diperoleh total biaya pekerjaan bekisting kolom sebesar Rp. 211,787,454 dan biaya total pekerjaan bekisting system (PERI) sebesar Rp. 203,766,255. Dari perhitungan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dalam pekerjaan bekisting kolom untuk Proyek Gedung HSSE Semarang untuk total volume bekisting yang telah dihitung lebih menguntungkan menggunakan bekisting system (PERI) dengan selisih Rp. 8,021, 199 dan dari hasil perhitungan titik impas penggunaan bekisting kolom konvensional dan system (PERI) pada volume pekerjaan melebihi 1070 m2 pekerjaan bekisting konvensional lebih mahal jika dibandingkan dengan bekisting system.

References

Arikunto, S. 2006. Metode Penelitian Kuantiitatif. Jakarta: Bumi Aksara
Amri, Sjafei. 2005. Teknologi Beton A – Z. Jakarta: Yayasan John Hi-Tech Idetama, Edisi Pertama.
Anonim. 1961. Peraturan Konstruksi Kayu Indonesia (PKKI) NI- 1961. Bandung: Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan, Departemen Pekerjaan Umum.
Antil, James M dan Ryan, Paul W.S. 1982. Civil Engineering Construction. Sydney:Mc Graw Hill Book Company.
Blake, 1975. Civil Engineer’s Reference Book, London. Inggris.
Dipohusodo, 1992. Struktur Beton Bertulang.
Hanna, Awad S. 1998. Concrete Formwork System. University of Wisconsin: marcel dekker,inc.
Herjanto, Eddy. 2008. Manajemen Operasi Edisi Ketiga. Jakarta : Grasindo.
Nawy, Edward G., 1997. Concrete Construction Engineering Handbook. New York: CRC Press Bocaration.
Nugroho, Sony Prakoso, 2018. Analisis Perbandingan Biaya Bekisting Antara Bekisting Multiplek dan Bekisting Tegofilm untuk Kolom Gedung Bertingkat. Tugas Akhir. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.
Prasetya, Hery dan Fitri Lukiastuti. 2009. Manajemen Operasi. Yogyakarta : Media Pressindo.
Prawirosentono, Suyadi. 2001. Manajemen Operasi, Anaisis dan Studi Kasus Edisi Ketiga. Jakarta : Bumi Aksara.
Rafik, Aunur, dan Rinova Firman Cahyani. 2017. A Review Of Cost Comparison Of The Formwork Use Of Wood, Plywood And Peri System (Peri Lico). Jurnal GRADASI TEKNIK SIPIL 1(1), Juni 2017, 11.
Stephens, 1985. Pengertian Bekisting, http:/e-journal.uajy.ac.id. Diakses tanggal 26 Januari 2020.
Wigbout. 1997. Buku Pedoman Tentang Bekisting. Jakarta : Erlangga.
Wigbout, Ing. F. 1987. Bekisting (Kotak Cetak).Jakarta : Erlangga.
Published
2020-12-25