Rancang Bangun Alat Monitoring Ketinggian Air Sebagai Peringatan Dini Bencana Banjir

  • Acep Taufik Nurojab
  • Oleh Soleh
  • Waqidatul Qoiriyah

Abstract

Saat ini kegiatan monitoring ketinggian air yang dilakukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengolahan Daerah Aliran Sungai Cisadane – Cidurian dilakukan dengan cara manual yaitu dengan menggunakan peil scale dan lonceng, sehingga petugas harus melakukan observasi ketinggian permukaan air setiap 1 jam sekali dengan melihat papan peil scale lalu kemudian data dimasukan pada sebuah layar LCD sebagai informasi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah alat yang dapat memonitoring ketinggian permukaan air dan memperingati dini bencana banjir secara real time dengan menggunakan metode prototype dalam pengembangan sistem. Alat monitoring ketinggian permukaan air yang dirancang, dapat dilihat secara real time pada aplikasi yang sudah disediakan di smartphone android dan LCD 16x2.. Oleh karena itu dibuatlah sebuah alat monitoring ketinggian air secara real time dan proses peringatan dini bencana banjir secara otomatis menggunakan mikrokontroler NodeMCU V3. Penerapan alat monitoring ketinggian air dengan menggunakan internet of things, untuk mendeteksi ketinggian permukaan air menggunakan sensor ultrasonic jsn-sr04t, dengan mikrokontroler NodeMCU V3 yang yang mempunyai output LCD dan Buzzer sebagai pemberi informasi, dan untuk data permukaan air disimpan dalam thingspeak dan ditampilkan dalam aplikasi android.

Published
2021-06-10
How to Cite
Nurojab, A., Soleh, O., & Qoiriyah, W. (2021). Rancang Bangun Alat Monitoring Ketinggian Air Sebagai Peringatan Dini Bencana Banjir. Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik, 2(1), 84 - 91. Retrieved from http://ejournal.unis.ac.id/index.php/jimtek/article/view/1369