Penerapan Metode Forward Chaining Dalam Sistem Pakar Diagnosis Kerusakan Transformator Distribusi Pada PT. PLN ULP Labuan

  • Ayu Mira Yunita Mira Yunita Universitas Mathla’ul Anwar
  • Robby Rizky Universitas Mathla’ul Anwar
  • Neli Nailul Wardah Universitas Mathla’ul Anwar
  • Susilawati Susilawati Universitas Mathla’ul Anwar
Keywords: Forward Chaining, Sistem pakar, Tranformator, PT. PLN, Distribusi

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk membantu PT. PLN ULP Labuan dalam mengdiagnosis awal kerusakan Transformator Distribusi atau biasa di sebut dengan Trafo Distribusi. Trafo Distribusi adalah salah satu bagian penting dari jaringan listrik PT. PLN, yang merupakan peralatan utama dari jaringan distribusi PLN. Trafo Distribusi ini memiliki tujuan penggunaan khusus yaitu untuk menurunkan tegangan tinggi ke tegangan rendah, agar tegangan yang dipakai sesuai dengan rating peralatan listrik pelanggan atau beban pada umumnya. PT. PLN dituntut untuk selalu melakukan pengontrolan khususnya pengecekan jaringan oleh yantek dan pemeliharaan terhadap trafo-trafo distribusi. Terbatasnya tim teknik yang hanya ada lima teknisi serta jarak dari tempat tim teknik PLN ke tempat trafo tersebut sangat jauh sehingga menjadi kendala yang sangat vital. Keterbatasan itulah yang menyebabkan PT. PLN ULP Labuan cukup kesulitan untuk melakukan diagnosis dengan cepat dimana hal ini bisa mengakibatkan beberapa masalah berupa: Overload, Sparkover, Dartial Discharge, Incipient Faults, Insulation Breakdown, dan Flashover yang mengakibatkan terganggunya aliran listrik. Perbaikan yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi pada Transformator Distribusi membutuhkan waktu lama dan tenaga yang ekstra dimana yantek akan menghubungi tim teknik untuk langsung menuju tempat Transformator Distribusi itu berada untuk kemudian mencari masalah atau kerusakan yang terjadi secara manual sebelum melakukan perbaikan, Sistem Pakar dengan Menggunakan metode Forwad Chaining dianggap mampu menyelesaikan permasalahan yang di hadapi oleh PT. PLN ULP Labuan, karena metode forward chaining ini karakternya runut maju. Runut maju tersebut dapat mendeteksi dari gejala gejala kerusakan tersebut. .Data yang nanti di gunakan yaitu data hasil wawancara terhadap pakar di bidang kerusakan Trafo Distribusi tersebut dengan cara wawancara sehingga data tersebut akan di olah oleh metode forward chaining dan di buat suatu sistemnya. Keimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Sistem Pakar dengan metode forward chaining mampu mengatasi permasalahan tersebut.

Author Biographies

Ayu Mira Yunita Mira Yunita, Universitas Mathla’ul Anwar
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi dan Informatika
Robby Rizky, Universitas Mathla’ul Anwar
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi dan Informatika
Neli Nailul Wardah, Universitas Mathla’ul Anwar
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi dan Informatika
Susilawati Susilawati, Universitas Mathla’ul Anwar
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi dan Informatika

References

[1] Z. Hakim and R. Rizky, “Sistem Pakar Menentukan Karakteristik Anak Kebutuhan Khusus Siswa Di SLB Pandeglang Banten Dengan Metode Forward Chaining,” JUTIS (Jurnal Tek. Inform. ) Progr. Stud. Tek. Inform. Tek. Univ., vol. 7, no. 1, pp. 93–99, 2019.
[2] K. Samangun et al., “Analisis Transformator Distribusi Akibat Gangguan Overload Dan Sparkover Di Pt. Pln (Persero) Apj Yogyakarta,” J. Elektr., vol. 4, no. 1, pp. 21–30, 2017, [Online]. Available: https://ejournal.akprind.ac.id/index.php/elektrikal/article/download/2555/1967.
[3] K. A. Kodoati, I. F. Lisi, and I. M. Pakiding, “Analisa Perkiraan Umur Transformator,” J. Tek. Elektro dan Komput., vol. 4, no. 3, pp. 35–43, 2015, doi: 10.35793/jtek.4.3.2015.8130.
[4] O. Maliki and F. Dangkua, “Sistem Pakar Tipe Perumahan Menggunakan Metode Forward Chaining,” J. Inform. Upgris, vol. 4, no. 2, pp. 150–157, 2019, doi: 10.26877/jiu.v4i2.2908.
[5] Saefudin and Y. R. T. Rianti, “Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Gangguan Autis Pada Anak Dengan Metode Forward Chaining,” J. Pendidik. dan Teknol. Inf., vol. 2, no. 1, pp. 25–42, 2015.
Published
2021-01-29