Pemantauan Kualitas Air Sumur Di Kabupaten Bantul Menggunakan Sistem Internet Of Things (Iot) Dengan Sensor Total Dissolved Solid (Tds)
Keywords:
Well water quality, , Internet of Things, Sensors TDS, PH, BlynkAbstract
Kualitas air di Dusun Selogedong, Rt.60, Kabupaten Bantul menjadi perhatian karena tingginya kandungan kapur dan potensi pengaruh aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Kandungan TDS yang tinggi dapat berdampak buruk pada kesehatan serta infrastruktur rumah tangga. Namun pemantauan kualitas air masih dilakukan secara manual, yang memakan waktu, tenaga, dan biaya, serta tidak memungkinkan deteksi perubahan secara langsung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan kualitas air berbasis IoT dengan sensor TDS untuk menyediakan data langsung dan mendukung pengelolaan air bersih yang lebih akurat. Pengumpulan data dilakukan pada 15 sampel air sumur di Dusun Selogedong Rt. 60, Kabupaten Bantul. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP8266 dengan sensor TDS dan suhu, data hasil pengukuran dikirimkan melalui jaringan Wi-Fi ke platform Blynk, yang dapat diakses melalui aplikasi smartphone. Metode ini memungkinkan pemantauan lebih efisien dibandingkan metode manual, dengan pengujian dilakukan dalam tiga tahap untuk memastikan akurasi sistem dari waktu ke waktu. Hasil pengukuran menunjukkan kadar TDS di beberapa titik lokasi melebihi ambang batas yang direkomendasikan WHO, dengan rentang TDS 280–564 ppm pada tahap pertama, 349– 538 ppm pada tahap kedua, dan 327–529 ppm pada tahap ketiga. Nilai Electrical Conductivity (EC) dan Suhu air sumur bervariasi dari 28.38°C hingga 29.38°C, dengan sedikit peningkatan pada tahap pengujian ketiga. Sampel ke-7 memiliki kadar TDS tertinggi (564 ppm), menunjukkan tingginya kandungan mineral atau zat terlarut. Sistem pemantauan berbasis IoT ini terbukti efektif dalam memberikan informasi kualitas air secara langsung, sehingga dapat membantu masyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya air.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL TEKNIK INFORMATIKA UNIS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.