Penguatan Peran Masyarakat Dalam Pembangunan Wisata Pantai Natal Berbasis Kearifan Lokal di Kecamatan Natal
Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33592/jiia.v15i2.7814Abstract
Kecamatan Natal terletak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Terdiri dari beberapa kelurahan dimana salah satunya adalah Kelurahan Pasar II Natal. Kelurahan Pasar II Natal merupakan kelurahan yang berada di daerah pantai yang panjangnya sekitar 170 Mil sehingga sangat potensial dikembangkan menjadi wisata pantai. Masyarakat berinisistif membangun Wisata Pantai Natal yang bersebelahan dengan Lapangan Merdeka di pusat kota Kecamatan Natal. Dengan memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal yang sering ditampilkan dalam berbagai upacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah maupun Masyarakat di Lapangan Merdeka Kota Kecamatan Natal, membuat masyarakat memanfaatkan keramaian orang-orang yang berkumpul untuk berjualan berbagai makanan khas daerah, kerajinan tangan maupun permainan anak-anak disana. Banyaknya pedagang yang membuka lapak di sepanjang pantai menjadikan tempat wisata yang diberi nama Wisata Pantai Natal. Permasalahannya adalah pemerintah daerah setempat belum membuat regulasi yang mengatur keberadaan wisata Pantai Natal maupun para pedagang yang berjualan disana, sehingga terlihat belum tertata dan terkesan seadanya saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penguatan peran masyarakat dalam pembangunan Wisata Pantai Natal berbasis kearifan lokal di Kecamatan Natal. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan dan pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal sudah berjalan cukup baik, namun pengembangan untuk masyarakat belum di dukung secara penuh oleh pemerintah daerah. Hal ini akhirnya pengembangan wisata dilakukan oleh kemandirian masyarakat dalam mewujudkan wisata berdasarkan nilai-nilai budaya dan kepercayaan yang diyakini oleh masyarakat dengan menjaga dan merpertahankan konsep tersebut.
References
Afriansyah. (2023). Pengertian dan Konsep Pemberdayaan Masyarakat. In Pemberdayaan Masyarakat. https://doi.org/10.31949/jb.v1i4.414
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. HUMANIKA,21(1). http s://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Gautama, B. P., Yuliawati, A. K., Nurhayati, N. S., Fitriyani, E., & Pratiwi, I. I. (2020). Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 355–369.
Habib, M. A. F. (2021). Kajian Teoritis Pemberdayaan Masyarakat Dan Ekonomi Kreatif. Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy, 1(2), 82–110. https://doi.org/10.21274/ar-rehla.v1i2.4778
Hajar, S. (2022). Desa Wisata Dalam Kajian Administrasi Publik.
Hakim, L., & Lutfi, A. Z. (2023). Sinergi Pengembangan Objek Wisata dan Pembangunan Ekonomi Masyarakat Desa. Mabny: Journal of Sharia Management
and Business, 3(01), 35–39. https://doi.org/10.19105/mabny.v3i01.9204 Hapsoro, N. A., & Bangun, K. (2020). The Development of Sustainable
Development Seen from an Economic Aspect in Indonesia. Lakar: Jurnal Arsitektur, 3(2), 88–96.
Hasanah, S. (2022). Eksistensi Tradisi Upacara Besale Serta Upaya Masyarakat Suku Anak Dalam Mempertahankan Local Wisdom Di Era Globalisasi. Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sejarah, 1(2), 186–197. https://doi.org/10.22437/krinok.v1i2.20321
Hidayatulloh, M. S. (2020). Local Wisdom Pemikiran Sultan Muhammad Idrus Kaimuddin dalam Kitab Kabanti “Bula Malino.” Sultan Agung Fundamental Research …, 1(1), 22–30. http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/safrj/article/view/7769
Ismowati, M., Nur Avianto, B., Sulaiman, A., Liany Rihadatul Aisi, A., & Zaynul Firmansyah, V. (2022). Edukasi Pariwisata Dan Aksi Sisir Pantai Dari Sampah Wisata Dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Di Kawasan Super Prioritas Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 12–21. https://doi.org/10.31334/jks.v5i1.2288
Marianata, A. (2022). Analisis Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Kawasan Wisata Pantai Panjang Bengkulu Bagi Masyarakat Pesisir Dalam Konteks Desentralisasi Dan Otonomi Daerah. Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik, 11(2), 208–218. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fisip/article/view/1469
Martinelli, I., Aprinauly, I., & Patiroy, M. D. (n.d.). Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Alumni SMP Negeri 1 Sibolga. 8(November 2024), 1531–1543.
Mu’alim, Z. A., & Habibussalam, H. (2021). Tinjauan Literatur Sistematis Terhadap Pembangunan Kepariwisataan Yang Berkelanjutan. J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan), 6(November), 171–192. https://doi.org/10.33701/j-3p.v6i2.1756
Presiden Republik Indonesia. (1945). Dasar, Pembukaan Undang-undang Tahun, Indonesia.
Priscilla, D. C. B & Kamran, A. I. T. 1. (2024). Strategi Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Wisata Pantai Biru Kelurahan Tanjung Merdeka Strategy to Increase Community Participation in the Development of Blue. 4(2), 116– 123.
Santoso, G., Karim, A. A., Maftuh, B., & Ma’mun, M. (2023). Kajian Wawasan Nusantara melalui Local Wisdom NRI yang Mendunia dan Terampil dalam Lagu Nasional dan Daerah Abad 21. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(1), 197– 209.
Syafrizal, S., & Calam, A. (2019). Local Wisdom: Eksistensi Dan Degradasi Tinjauan Antropologi Sosial (Ekplorasi Kearifan Lokal Etnik Ocu Di Kampar Riau).
EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(2), 178–185.
https://doi.org/10.30596/edutech.v5i2.3424
Wulandari, D., & Indonesia-indonesia, U. (2024). Implementasi Program Pemajuan Kebudayaan Desa : Tinjauan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya Implementation of Pemajuan Kebudayaan Desa Program : A Review of Cultural-Based Community Empowerment. 9, 9–11. https://doi.org/10.24832/jpnk.v9i1.4489

