ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERAN DAN PENEGAKAN HUKUM DARI PEMERINTAH DALAM TRANSAKSI JUAL BELI KOSMETIK ILEGAL MELALUI E-COMMERCE DI KABUPATEN TANGERANG

Penulis

  • Nita Noerwidianti Fakultas Hukum, Universitas Islam Syekh-Yusuf
  • Annie Myranika Fakultas Hukum, Universitas Islam Syekh-Yusuf
  • Dian Yulviani Fakultas Hukum, Universitas Islam Syekh-Yusuf

Kata Kunci:

E-Commerce, Peran Pemerintah, Perlindungan Hukum, faktor-faktor

Abstrak

Penjualan kosmetik ilegal di E-Commerce yang tidak memenuhi standar kesehatan dan keamanan serta ketentuan hukum yang berlaku mengakibatkan kerugian bagi konsumen. Meskipun kesehatan, keamanan, dan hukum memiliki standarnya masing-masing, masih terdapat penjual kosmetik ilegal di E-Commerce. Berdasarkan permasalahan di atas, penulis mengidentifikasi rumusan beberapa masalah untuk diteliti, yaitu peran pemerintah, perlindungan hukum, dan faktor terkait kosmetik ilegal yang dijual melalui E-Commerce. Metode penelitian menggunakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan analisis deskriptif dan kualitatif. Metode pengumpulan data adalah wawancara dan kepustakaan mengacu pada teori perlindungan hukum dan teori keadilan. Upaya BPOM di Kabupaten Tangerang. Berdasarkan hasil penelitian, peran pemerintah dan penegakan hukum serta perlindungan hukum bagi korban masih belum efektif. Hal tersebut ini disebabkan oleh banyaknya faktor-faktor penghambat baik internal maupun eksternal.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-12

Cara Mengutip

Noerwidianti, N., Myranika, A., & Yulviani, D. (2026). ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERAN DAN PENEGAKAN HUKUM DARI PEMERINTAH DALAM TRANSAKSI JUAL BELI KOSMETIK ILEGAL MELALUI E-COMMERCE DI KABUPATEN TANGERANG. Lex Veritatis, 4(No.2). Diambil dari https://ejournal.unis.ac.id/index.php/JournalMahasiswa/article/view/5221

Terbitan

Bagian

Articles