MANAJEMEN KRISIS MCDONALD’S INDONESIA DALAM MENGHADAPI GERAKAN BOIKOT: (STUDI ANALISIS RESPON MCDONALD’S INDONESIA DALAM PLATFORM INSTAGRAM DAN X)
DOI:
https://doi.org/10.33592/dk.v13i1.7959Abstract
Isu boikot terhadap McDonald’s yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah berdampak pada pembentukan opini masyarakat terhadap McDonald’s Indonesia yang berada di bawah naungan PT Rekso Nasional Food. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri bagaimana McDonald’s Indonesia merespons situasi tersebut melalui strategi komunikasi krisis, serta menilai sejauh mana respons tersebut mampu memengaruhi persepsi publik di media sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui analisis unggahan perusahaan, komentar, serta percakapan di Instagram, website resmi, dan X. Proses analisis dilakukan dengan pendekatan analisis konten yang difokuskan pada indikator-indikator Situational Crisis Communication Theory (SCCT), yaitu kategori krisis, bentuk respons, konsistensi pesan, serta atribusi tanggung jawab publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klarifikasi yang dipublikasikan McDonald’s Indonesia melalui Instagram dan website lebih mencerminkan strategi diminish, namun dianggap masih kurang detail oleh sebagian pengguna. Ketidaktersediaan pernyataan resmi di platform X memperlihatkan ketidakseimbangan komunikasi antarplatform. Ditinjau melalui kerangka SCCT, upaya komunikasi krisis yang dilakukan perusahaan belum menunjukkan efektivitas optimal, terutama terkait kejelasan pesan dan penyampaian yang konsisten di berbagai media digital.
Kata Kunci : komunikasi krisis, SCCT, McDonald’s Indonesia, boikot, media sosial






