Evaluasi Kebijakan Zonasi di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku

Studi Kasus pada SMA Negeri 1 Ambon

Authors

  • Melians Tahapary Universitas Pattimura, Kota Ambon
  • Mohamad Arsad Rahawarin Universitas Pattimura, Kota Ambon
  • Ivonny Yeany Rahanra Universitas Pattimura, Kota Ambon

DOI:

https://doi.org/10.33592/jiia.v16i1.8343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan zonasi pendidikan pada SMA Negeri 1 Ambon dengan menggunakan model evaluasi kebijakan William N. Dunn yang meliputi efektivitas, efisiensi, pemerataan, dan ketepatan kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dukungan data pendukung untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai implementasi kebijakan zonasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan zonasi telah efektif dalam memperluas akses pendidikan dan mengurangi konsentrasi peserta didik pada sekolah tertentu. Dari aspek efisiensi, kebijakan zonasi mampu menyederhanakan proses penerimaan peserta didik baru dan mengurangi beban biaya tidak langsung bagi masyarakat. Namun demikian, pemerataan yang dihasilkan masih bersifat administratif dan belum sepenuhnya mengatasi ketimpangan kualitas antar sekolah. Selain itu, ketepatan kebijakan zonasi secara konseptual sudah relevan, tetapi implementasinya masih menghadapi kendala dalam penyesuaian dengan kondisi lokal. Oleh karena itu, kebijakan zonasi perlu diintegrasikan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan dan penguatan kapasitas sekolah agar tujuan pemerataan dan keadilan pendidikan dapat tercapai secara optimal.

References

Aristo, T. J. V. (2019). Analisis permasalahan pemerataan pendidikan di Kabupaten Sintang. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 7(1), 25–34. https://doi.org/10.21831/amp.v7i1.10923

Atmaja, R. B. S. F., Daros, D., & Rukminingsih, T. (2024). Implementasi kebijakan penerimaan peserta didik baru melalui sistem zonasi. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 1339–1346. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3395

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315181226

Fionita, W., Lauchia, R., Windari, S., & Wijaya, H. A. (2024). Monitoring dan evaluasi kebijakan pendidikan. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5732–5739. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i6.4535

Hasbullah, H., & Anam, S. (2019). Evaluasi kebijakan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) di tingkat sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Kabupaten Pamekasan. Reformasi, 9(2), 112–122. https://doi.org/10.33366/rfr.v9i2.1413

Hendral, H. N., & Sudiyatno. (2022). Impact of new student admission zoning system on academic and geographic heterogeneity in junior high school in Tegal City, Central Java. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 640, 255–260. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220129.046

Kurniawan, A. F., Sulistio, E. B., & Karmilasari, V. (2024). Evaluasi kebijakan sistem zonasi dalam optimalisasi aksesibilitas pendidikan pada jenjang sekolah menengah pertama di Kota Bandar Lampung. Wacana Publik, 18(1), 43–52. https://doi.org/10.37295/wp.v18i1.65

Madiana, I., Alqadri, B., Sumardi, L., & Mustari, M. (2022). Penerapan kebijakan sistem zonasi serta dampaknya terhadap kesetaraan hak memperoleh pendidikan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2c), 735–740. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i2c.633

Mahpudin, M. (2020). Hak warga negara yang terampas: Polemik kebijakan sistem zonasi dalam pendidikan Indonesia. Jurnal Transformative, 6(2), 148–175. https://doi.org/10.21776/ub.transformative.2020.006.02.2

Martitah. (2019). Zoning system of education as a strategy for equalizing education quality in the disruptive era (legal aspect review). Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 335, 32–36. https://doi.org/10.2991/icesshum-19.2019.6

Ma’rifatin, S., Sobri, A. Y., & Sunandar, A. (2023). The impact of new student admission policy based on zoning system. International Journal of Research and Innovation in Social Science, 7(2), 1059–1065. https://doi.org/10.47772/IJRISS.2023.7205

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Ningrum, M. A., Suryanti, S., & Wiryanto, W. (2022). Penerapan sistem zonasi kebijakan baru berdasarkan perspektif orangtua sebagai upaya pemerataan pendidikan. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(3), 932–940. https://doi.org/10.31949/jcp.v8i3.2661

Noor, G. V. (2020). The impact of accepting new students with the zoning system on the right to children’s education. Jurnal Hukum Volkgeist, 4(2), 100–107. https://doi.org/10.35326/volkgeist.v4i2.579

Perdana, N. S. (2019). Implementasi PPDB zonasi dalam upaya pemerataan akses dan mutu pendidikan. Jurnal Pendidikan Glasser, 3(1), 78–92. https://doi.org/10.32529/glasser.v3i1.186

Pradewi, G. I., & Rukiyati, R. (2019). Kebijakan sistem zonasi dalam perspektif pendidikan. Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 4(1), 28–34. https://doi.org/10.17977/um025v4i12019p028

Rabbani, M. S., Chotimah, A. N., & Pasha, J. F. (2023). Polemik sistem zonasi PPDB dalam mewujudkan pemerataan pendidikan. Simpati, 1(3), 204–212. https://doi.org/10.59024/simpati.v1i3.227

Riswan, R., & Wibowo, U. B. (2020). The impact of implementing a zonasi system on the acceptance of new students in junior high school in Yogyakarta. Asia Pacific Journal of Management and Education, 3(3), 37–41. https://doi.org/10.32535/apjme.v3i3.966

Riyanti, E. D., Ayatina, H., Astuti, F. T., & Rahmah, P. J. (2020). Zoning system of education in Indonesia: Challenges and their future. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 464, 1111–1114. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200824.241

Saadah, N., Wastri, L., & Trisoni, R. (2023). Analisis kebijakan sistem penerimaan peserta didik baru serta implikasinya terhadap kualitas pendidikan. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 15(2), 227–238. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v15i2.2366

Shenton, A. K. (2004). Strategies for ensuring trustworthiness in qualitative research projects. Education for Information, 22(2), 63–75. https://doi.org/10.3233/EFI-2004-22201

Solehudin, R. H. (2024). The urgency of zonation policy in online acceptance of senior high school level students and its impact on equivalent education quality in the province of the special capital region of Jakarta. AIP Conference Proceedings, 3148(1), 040011. https://doi.org/10.1063/5.0242930

Sulistyosari, Y., Wardana, A., & Dwiningrum, S. I. A. (2023). School zoning and equal education access in Indonesia. International Journal of Evaluation and Research in Education, 12(2), 586–593. https://doi.org/10.11591/ijere.v12i2.22488

Sutroadi, N. G., Santoso, R. S., & Kismartini, K. (2024). Evaluasi kebijakan pendidikan dalam sistem zonasi sekolah menengah atas negeri di Jakarta Selatan. Nova Idea, 1(3), 229–235. https://doi.org/10.14710/nova_idea.48927

Zulfikar, Z., Muis, M., Mulyadi, M., & Bahagia, B. (2025). Peran kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Aceh. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 15(2). https://doi.org/10.33592/jiia.v15i2.7881

Published

2026-07-25

How to Cite

Tahapary, M., Rahawarin, M. A., & Rahanra, I. Y. (2026). Evaluasi Kebijakan Zonasi di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku: Studi Kasus pada SMA Negeri 1 Ambon. JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI, 16(1), 43–55. https://doi.org/10.33592/jiia.v16i1.8343