Implementasi Program Gerakan Aksi Bergizi dalam Pencegahan Anemia Remaja Putri di Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang

Authors

  • Dennis Lintang Octavianingrum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kabupaten Serang
  • Yeni Widyastuti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kabupaten Serang

DOI:

https://doi.org/10.33592/jiia.v16i1.9005

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia yang berkaitan dengan tingginya kejadian anemia pada remaja putri. Sebagai upaya pencegahan, pemerintah melaksanakan Program Gerakan Aksi Bergizi yang berfokus pada edukasi gizi, aktivitas fisik, sarapan bersama, dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program Gerakan Aksi Bergizi dalam pencegahan anemia remaja putri di Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan dianalisis menggunakan model implementasi kebijakan Merilee S. Grindle. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Gerakan Aksi Bergizi di Kecamatan Majasari secara umum telah berjalan dengan baik melalui koordinasi lintas sektor, pembagian peran yang jelas, serta pelaksanaan kegiatan sesuai pedoman. Namun, implementasi program masih menghadapi beberapa kendala, yaitu keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, distribusi TTD yang belum optimal, rendahnya kepatuhan sebagian remaja putri dalam mengonsumsi TTD, koordinasi lintas sektor yang belum rutin, serta belum meratanya pelibatan orang tua. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, sumber daya, dan edukasi guna meningkatkan efektivitas implementasi program dalam pencegahan anemia remaja putri.

References

Amanda, T. A. (2025). Partisipasi Masyarakat dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Program Beasiswa di Kabupaten Pandeglang Community Participation in Enhancing Human Resource Quality Through Scholarship Programs in Pandeglang Regency. 15(1), 128–142. https://doi.org/10.33592/jiia.v15i1.8881

Anggreiniboti, T. (2025). Program Gizi Remaja Aksi Bergizi Upaya Mengatasi Anemia Pada Remaja Putri Di Indonesia. 5(2), 60–66.

Dinarwati, S., & Nurfadilah, Y. M. (2025). Analisis Efektivitas Kolaborasi Lintas Sektor Dalam Mendukung Program Penanganan Stunting Di Wilayah Perdesaan ( Studi Terapan Di Kecamatan. 7(1), 1–7.

Grindle, M. S. (1980). Politics and Policy Implementation in the Third World. Princeton University Press.

Harun, F. S., Adam, A., & Alim, A. (2025). Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja dan Pelayanan

Kesehatan di Puskesmas : Studi Tinjauan Literatur. 18(1), 122–130.

Hidayat, A., Lindyani, E., Sutresna, I., Indonesia, U. P., & Sumedang, K. D. (2026). Peran Pengawas Minum Obat (PMO) Mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri. 8(2), 130–143.

Indanah, Jauhar, M., Kartikasari, F., & Heni, L. (2024). Jurnal Litbang : Deteksi Dini Stunting. 20(1), 1–12.

Khoirunnabila, A. M., Hernawan, B., Agustina, T., & Risanti, E. D. (2021). Pengaruh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan sarapan sehat program “aksi bergizi” UNICEF terhadap kadar hemoglobin remaja putri di Klaten.

Mufarid, M. R. Al, Herviand, H., & Fadli, S. (2026). Pemberdayaan Teman Sebaya Dalam Pemantauan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Peer Empowerment In Monitoring The Consumption Of Iron. 6(November 2025).

Nilawaty, E., Kridawati, A., & Ulfa, L. (2024). Pengaruh Pelaksanaan Aksi Bergizi Terhadap Perilaku Pencegahan Anemia Bagi Remaja Putri di SMPN 1 Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat Tahun 2023. 8(2), 120–133.

Nurjannah, S. N., & Putri, E. A. (2021). Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Smp Negeri 2 Garawangi Kabupaten Kuningan. Journal of Midwifery Care, 1(02), 125–131. https://doi.org/10.34305/jmc.v1i02.266

Pawan, A. P., Irvan, M., Iva, N., & Herman, H. (2026). Kolaborasi Lintas Sektor dalam Implementasi Kebijakan Publik di Indonesia : A Systematic Literature Review. 5(1), 9404–9412.

Putriamanah, N. Y., & Fikawati, S. (2025). Implementasi Program Pemberian Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di Indonesia (Analisis Diagram Fishbone). 9, 3998–4003.

Sari, V. Y. C., Puspandari, D. A., & Widayati, A. W. (2024). Evaluasi Pendistribusian Tablet Tambah Darah di Puskesmas Wilayah Kabupaten Sleman.

Sumbodo, Y. P., Marzuki, Yudhantara, S. M., & Widiastuti. (2024). Metode Penelitian: Panduan Lengkap Untuk Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Campuran. PT Media Penerbit Indonesia.

Susanti, S., & Novrinda, H. (2024). Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Factors Associated with Consumption of Blood Supplement Tablets in Adolescent Girls Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada. 5(1), 13–18.

Trisasmita, L., Nur, S., Dwiana, A., Sari, V. I., Putra, V. A., Pitra, P., Basri, I. W., & Lambang, A. (2025). Halaman Jurnal Pengabdian Gizi dan Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2(2), 136–146.

Wardani, S. K. (2025). Implementasi Kebijakan BPJS Kesehatan dan Tantangannya di Implementation of BPJS Kesehatan Policy and Its Challenges in Indonesia. 15(1), 143–154. https://doi.org/10.33592/jiia.v15i1.8242

Published

2026-07-25

How to Cite

Octavianingrum, D. L., & Widyastuti, Y. (2026). Implementasi Program Gerakan Aksi Bergizi dalam Pencegahan Anemia Remaja Putri di Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang. JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI, 16(1), 188–199. https://doi.org/10.33592/jiia.v16i1.9005